Tips Sukses Bisnis Penggemukan Sapi yang Paling Jitu

26 Sep 2016

Sapi Ternak tersebut terbukti mempunyai manfaat yang banyak. Tahukah Anda, bahwa kegunaan sapi bukan hanya sebagai makanan orang-orang, lebih banyak lagi ternak berkaki empat tersebut memiliki manfaat seperti kegunaannya dalam menghasilkan susu, sampai kulitnya dijadikan untuk bahan utama kerajinan dan industry.

Selain ber guna di bagian industri yang menghasilkan produk-produk seperti halnya gelang, tas, sepatu dan sebagai nya, sapi juga di manfaat kan tenaganya untuk membajak di sawah. Dengan sapi, para petani membajak sawah.

Begitu banyak manfaat dari hewan ini, maka dari itu, aku hanya akan memilih 1 kegunaan nya saja dalam pembahasan kali ini. Rangkuman kali ini mengenai kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi.

Mengapa Sapi Potong?

Ya, daging sapi adalah kebutuhan masyarakat yang kian hari konsumsinya kian naik. Apalagi di hari-hari spesial contohnya saat Lebaran dan saat-saat libur yang lain. Bahkan, ketika menjelang Idul Adha, kebutuhan daging sapi akan meningkat secara drastis.

Guna menyanggupi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, maka para pebisnis sapi pun mengambil pemikiran untuk menjalankan penggemukan. Hal tersebut sangat ber guna diantaranya supaya dapat mencukupi kebutuhan orang-orang terlebih di hari-hari special.

Karena penggemukan, secara tidak langsung daging sapi akan semakin berat dan banyak. Dari hal Tersebut, keinginan orang-orang terhadap tingginya permintaan daging sapi bisa terpenuhi.

Karena hebatnya teknik penggemukan tersebut, pada saat ini bertambah peternak yang ingin menjalankan program tersebut. Saking tingginya pendapatan yang di dapat jika melaksanakan penggemukan sapi ini, para pebisnis berlomba-lomba untuk membesarkan sapinya.

Sudah menjadi lumrah bahwa setiap persaingan pasti terdapat orang yang bermain curang, namun juga masih cukup banyak para pebisnis yang menggunakan jalan lurus untuk menggemukkan sapi dengan sehat.

Sesuatu yang Harus Diperhatikan Ketika Penggemukan Sapi

Penggemukan sapi tidak bisa dilakukan secara instan. Pebisnis haruslah mempunyai sikap telaten, kerja keras dan juga sabar. Tanpa hal tersebut, bisa jadi penggemukan yang dilakukan kurang maksimal.
Adapun kriteria yang perlu dijalankan ketika penggemukan sapi adalah mengenai pakan ternak itu sendiri. Dalam proses penggemukan sapi, pakan sapi harus seimbang, yakni makanan yang memenuhi gizi. Tentu saja, gizi itu mencangkup protein, lemak, karbohidrat dan susunan gizi yang lainnya.

Menyangkut Pakan sapi, usahakan makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang bersih, tidak tercemar dan merupakan pakan yang masih segar. Sebab, apabila makanan sapi telah busuk atau terkontaminasi bisa mengakibatkan munculnya penyakit di tubuh sapi.

Kemudian, Anda pun perlu mencermati makanan yang Anda cari. Apakah Kamu tahu mengapa para peternak yang mencari rumput selalu di sore hari? hal tersebut bukannya tidak beralasan, peternak sengaja memotong rumput pada sore hari supaya makanan sapi tetap dalam keadaan baru. Tujuannya supaya pakan terbebas dari rentannya telur cacing yang senang akan rumput yang lembab.

Adapun apabila Anda terpaksa mencari pakan sapi di pagi hari, saya sarankan agar mengeringkannya terlebih dahulu sebelum dikasihkan ke sapi. Dengan begitu, sapi akan terbebas dari kejang perut atau kembung.

Macam-macam Makanan Sapi.

Demi membuat sapi yang memiliki daging banyak, para peternak harus serius dan sungguh-sungguh ketika mencari pakan. Adapun dalam proses penggemukan sapi terdapat 2 jenis pakan besar yang kerap digunakan.

1. Pakan Hijau
Pakan hijau tentu saja terkait dengan tanaman-tanaman. Pakan macam ini sangatlah bagus karena gizi yang bermula dari tumbuhan akan lebih besar dibanding dengan gizi buatan. Seperti halnya rumput, daun lamtoro ataupun jerami sangat cocok sebagai pakan sapi.

2. Pakan Konsentrat
Pakan konsentrat biasanya merupakan pakan yang mengalami proses fermentasi lebih dulu. Contoh konkrit yang bisa diambil seperti dedak padi. Dedak padi amat pantas untuk penguat gizi guna menghasilkan sapi yang gemuk.

Selain itu, Anda pun dapat membuat campuran tersendiri demi menghasilkan pakan yang baik. Berikut ini bisa untuk contoh. Yakni campuran antara dedak padi sebanyak 70%, kemudian protein nabati dari kelapa sebanyak 30% lalu bias dicampur dengan tepung tulang dan garam dapur sesuai kebutuhan.

Jadwalkan Pemberian Pakan Sapi Ternak

Tidak hanya orang yang butuh hidup teratur. Bahkan ternak sapi pun ketika waktu penggemukannya juga membutuhkan waktu yang sesuai untuk pemberian pakannya.

Adapun jadwal yang bagus untuk pemberian pakan sapi adalah waktu-waktu pagi, siang sampai sore. Anda bias mengambil waktu-waktu bebas Anda dengan memulai pada jam 08.00, kemudian untuk pakan siangnya jam 12.00, terakhir pada sore hari pada pukul 17.00. Ambil saja jeda pemberian pakan antara 3-5 jam setelah pemberian pakan.

Ciri-ciri Sapi Ternak yang Baik untuk Proses Penggemukan

Pasti Anda akan bertanya-tanya apakah semua jenis sapi bias digunakan untuk menjalankan proses penggemukan. Sudah pasti tidak semua nya bisa, cuma sapi-sapi yang baguslah yang dapat dijadikan sebagai bisnis penggemukan ternak sapi. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:

1. Cermati Umur Sapi
Bila Anda ingin melakukan penggemukan sapi, Anda bias mencari sapi ternak yang memiliki umur kisaran 2-3 tahun. Sapi dengan umur ini belum begitu tua dan tidak begitu muda, sehingga sangat bagus untuk dipelihara dan menjalani saat penggemukan.

2. Carilah Sapi yang Jantan
Ketika menjalankan usaha penggemukan sapi, penulis sarankan agar Anda mencari sapi yang memiliki kelamin jantan. Bukan tanpa bermaksud apa-apa, sapi jantan tentu saja harganya akan lebih tinggi. Terlebih bila bisnis penggemukan sapi Anda khususkan saat Idul Adha yang sebentar lagi akan tiba.

3. Bentuk Tubuh Sapi
Bila Anda masih awam, alangkah lebih bagus jika Anda juga tidak meninggalkan satu trik ini. Ya, pilihlah sapi yang berbadan panjang, kokoh dan mempunyai rongga perut yang bulat dan lebar. harus Anda ketahui juga tentang ukuran badan sapi yang baik pantasnya 170 cm, sedangkan tinggi pundak sapi normalnya 135 cm.

Kita berbisnis harus untung, jadi Anda mesti berpikir cerdas bahwa kedepannya daging sapi juga akan bertambah. Seiring bertambahnya bobot sapi dan melimpahnya daging pasti juga memerlukan tubuh yang kuat untuk menopangnya.

4. Jangan Ada Kelainan
Karena tujuan Anda untuk bisnis, karenanya Anda juga penting untuk mencermati kaki sapi. Percuma jika Anda menjalankan penggemukan sapi ternak, tapi terdapat kelainan. Kenapa Bisa begitu?, di manapun lokasinya berada, masyarakat yang mencarinya akan memilih ternak yang kuat dan sehat. Sebab sapi bukan Cuma sekedar konsumsi, tapi juga sebuah tingkatan budaya sosial.

5. Mempunyai Mata yang Sehat
Ciri-ciri sapi yang baik adalah dari matanya. Apabila bentuk matanya tajam dan jernih, sapi tersebut sangat baik untuk menjalankan penggemukan. Maka dari itu, pilihlah sapi yang mempunyai mata yang sehat demi kelancaran bisnis Anda.

Itulah sedikit informasi tentang penggemukan sapi. Selain hal-hal di atas, Anda dituntut mesti menjaga kebersihan faktor luar supaya sapi tetap sehat. Sebut saja ketika proses ternaknya Anda harus membersihkan kandang setiap hari.

Ketika proses penggemukan sapi tentu saja akan lebih banyak kotoran yang dikeluarkan sapi, karena dari itu Anda mesti sering merawatnya supaya sapi terhindar dari penyakit. Akhir kata, silahkan mencoba trik-trik di atas, semoga ber manfaat.


TAGS Penggemukan Sapi Penggemuk Sapi


-

Author

Follow Me